KKabupatengunungkidul Kabar
Kuliner Khas Gunungkidul

Jadah Meken: Kuliner Tradisional Gunungkidul yang Menjadi Primadona Wisatawan 2027

Jadah Meken, kuliner tradisional Gunungkidul, semakin populer di kalangan wisatawan pada tahun 2025–2026. Dengan cita rasa khas dan kemasan modern, kuliner ini menjadi daya tarik utama Kabupaten Gunungkidul.

Jadah Meken: Kuliner Tradisional Gunungkidul yang Menjadi Primadona Wisatawan 2027

Sorotan Utama

  • Jadah Meken merupakan perpaduan antara jadah (ketan) dan meken (ayam kampung).
  • Populer sejak 2025, kuliner ini dijual dengan harga relatif terjangkau, Rp 15.000–Rp 25.000 per porsi.
  • Banyak warung tradisional di Gunungkidul menawarkan Jadah Meken dengan variasi bumbu.
  • Wisatawan sering menjadikan Jadah Meken sebagai oleh-oleh khas Gunungkidul.
  • Pemerintah setempat mendukung promosi Jadah Meken melalui festival kuliner tahunan.

Asal Usul dan Keunikan Jadah Meken

Jadah Meken berakar dari tradisi masyarakat Gunungkidul yang gemar mengolah ketan dan ayam kampung. Jadah, yang terbuat dari ketan, dipadukan dengan meken atau ayam kampung yang dibumbui rempah khas. Keunikan kuliner ini terletak pada cara penyajiannya yang sederhana namun menggugah selera. Pada tahun 2025, Jadah Meken mulai dikenal luas berkat promosi dari komunitas lokal dan media sosial.

Tren Kuliner Tahun 2025–2026

Pada tahun 2025–2026, Jadah Meken menjadi salah satu kuliner yang paling dicari wisatawan di Gunungkidul. Banyak warung tradisional dan kedai modern mulai menyajikan menu ini dengan berbagai variasi bumbu, seperti bumbu kacang, sambal pedas, atau rasa manis gurih. Harganya yang terjangkau membuat kuliner ini ramai dikunjungi, terutama saat akhir pekan.

Dukungan Pemerintah dan Festival Kuliner

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul aktif mempromosikan Jadah Meken sebagai bagian dari upaya meningkatkan pariwisata lokal. Pada tahun 2026, diadakan Festival Kuliner Gunungkidul yang menghadirkan Jadah Meken sebagai salah satu hidangan utama. Acara ini menarik ribuan pengunjung dan meningkatkan popularitas kuliner tradisional ini. Selain itu, beberapa pelaku usaha mulai mengemas Jadah Meken dalam kemasan modern untuk dijadikan oleh-oleh.

Pertanyaan Umum

Apa itu Jadah Meken?

Jadah Meken adalah kuliner tradisional Gunungkidul yang terbuat dari ketan (jadah) dan ayam kampung (meken), dibumbui rempah khas.

Di mana bisa mencoba Jadah Meken?

Jadah Meken bisa ditemui di berbagai warung tradisional di Gunungkidul, terutama di kawasan wisata seperti Pantai Baron atau Puncak Suroloyo.

Berapa harga Jadah Meken?

Harga Jadah Meken berkisar antara Rp 15.000 hingga Rp 25.000 per porsi, tergantung tempat dan variasi bumbu.

Apakah Jadah Meken bisa dijadikan oleh-oleh?

Ya, beberapa pelaku usaha kini menyediakan Jadah Meken dalam kemasan modern yang praktis untuk dibawa pulang.